Surabaya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Juanda memprediksikan bahwa musim kemarau 2026 di Jawa Timur akan berlangsung lebih panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang masih aktif.
Kepala BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat air dan bersiap menghadapi kekeringan. Beberapa daerah di Jatim selatan seperti Pacitan, Trenggalek, dan Ponorogo diprediksi akan terdampak paling parah.